12
Nov

Kebun yang Meneduhkan

Kidung Agung 4:12-15

Dinda, pengantinku, kebun tertutup engkau, kebun tertutup dan mata air termeterai.

(Kidung Agung 4:12)

 

 

 

 

Pada zaman dahulu, para raja dan bangsawan biasanya membangun tempat kediaman di lahan yang luas. Di lahan itu, mereka membuat kebun dan menanaminya dengan berbagai tanaman yang menyejukkan serta bermanfaat. Kebun mereka dirawat sedemikian rupa sehingga menjadi tempat yang indah untuk berpiknik, menjamu tamu kehormatan, serta mencari keteduhan dan merenung setelah hari yang melelahkan.

 

Dalam bagian puisi kali ini, mempelai laki-laki mengibaratkan kekasihnya sebagai kebun tertutup dan mata air termeterai. Baginya, kekasihnya begitu indah, dan di dalam dirinya terdapat hal-hal baik yang menyenangkan serta ia perlukan. Keindahan dan kebaikan ini hadir karena kekasihnya merawat dan memperhatikan diri dengan baik sehingga ia menjadi sosok yang meneduhkan dan menyejukkan. Ini tentu bukan hanya tentang penampilan, melainkan juga menggambarkan keberadaan diri sang kekasih secara utuh, dengan karakter yang membuat pasangannya bahagia dan tenteram berada di dekatnya.

 

Teens, mungkin kamu sering mendengar nasihat untuk memilih pasangan yang terbaik serta dapat membuatmu bahagia. Namun, apakah kamu sendiri sudah membangun dirimu menjadi pribadi yang menyenangkan dan membahagiakan bagi pasanganmu kelak? Ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga karakter dan kepribadian. Hal ini berlaku bagi perempuan maupun laki-laki. Jika bagi pasanganmu kamu menjadi layaknya kebun yang memberi keteduhan, pasanganmu pun akan menjadi orang yang bahagia, dan kamu pun akan ikut menikmati kebahagiaannya. Lalu, bagaimana caranya menjadi pribadi yang penuh keteduhan? Mendekatlah kepada Sang Sumber Keteduhan Sejati. Bukankah Tuhan juga selalu memberimu keteduhan ketika kamu membutuhkannya? Belajarlah memberi keteduhan dari Tuhan, Sumber Keteduhan.

Multiple Ajax Calendar

November 2025
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama