22
Jun

ILAH

“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”

(Kel. 20:3)

 

 

 

Sebagai penggemar batu akik, Mbah Kirna tidak terima dituduh sebagai penyembah berhala. Beliau mengatakan bahwa batu akik kepunyaannya adalah batu akik biasa, tidak “berisi.” Ia memperolehnya dari toko batu mulia, bukan melalui tirakat atau prosesi “pengambilan.” Persoalannya adalah batu-batu akik tersebut ternyata menyita seluruh waktu dan perhatiannya sehingga ia mengabaikan yang lain. Dari pagi hingga pagi lagi yang dikerjakan adalah menggosok dan merawat batu-batu tersebut. Ia bahkan rela mengalokasikan dana, yang semestinya untuk kebutuhan keluarga, hanya untuk batu akik.

 

 

Sobat Lansia, hukum “jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” diletakkan sebagai hukum yang pertama. Allah menghendaki bahwa Dialah pertama dan satu-satunya pusat kehidupan, sumber pengharapan, dan sumber kebahagiaan. Bila harapan dan kebahagiaan kita pertaruhkan pada sesuatu yang bukan Tuhan, maka itu berarti sudah ada ilah lain dalam hidup kita. Apa pun yang lebih kita cintai dan pedulikan daripada kita mencintai dan mempedulikan Tuhan sudah menjadi ilah lain di hadapan Tuhan. Berhati-hatilah jangan sampai ada ilah lain bagi kita dalam masa lansia kita ini.AJ

 

 

DOA:

Tuhan Sumber Kehidupan,

Engkaulah satu-satunya sumber pertolongan, harapan dan kebahagiaan.

Segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

June 2018
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 75.000,-/tahun

Rp. 12.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama