22
May

SEPERTI BIBIT

Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram,

melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.

(1Kor. 3:7)

 

 

 

Oma Naomi bergegas ke halaman belakang mendengar Kezia memanggilnya dari sana. “Oma, lihat!” seru Kezia sambil menunjuk sebuah tomat yang bulat sempurna dengan warna kemerahan yang ranum mencuat dari sela-sela pohon tomat yang tumbuh liar di pekarangan belakang rumah. “Ini kan pohon tomat yang dulu Oma minta aku buang bijinya di sini, ya Oma? Tiba-tiba saja ia sudah tumbuh dan berbuah!” seru Kezia. Oma Naomi tersenyum. Ia memaklumi pikiran cucunya itu. Tentu saja pohon tomat itu tidak tiba-tiba tumbuh dan berbuah, hanya Kezia tidak memperhatikan. Peristiwa itu mengingatkan Oma Naomi akan bibit-bibit kebaikan yang ditaburkannya di dalam kehidupannya selama ini, dan tiba-tiba suatu hari ia menemukan buahnya.

 

 

Sahabat Lansia, tentu kita pun memiliki begitu banyak pengalaman nyata tentang bibit-bibit yang dulu kita tanam, lalu seperti tiba-tiba berbuah ketika kita bahkan sudah melupakannya. Perhatian-perhatian kecil yang pernah kita berikan, tiba-tiba berbuah persahabatan. Pertolongan kecil yang kita berikan, tiba-tiba muncul di saat kita dalam kesusahan. Iman dan perbuatan baik, yang pernah kita tanamkan, menjadi kekuatan ketika badai hidup datang.SM

 

 

DOA:

Bapa di Surga, ajarlah kami percaya bahwa bibit-bibit

yang pernah kami taburkan dan yang kami tanamkan hari ini

dan di masa depan – oleh karena kekuatan-Mu,

akan bertumbuh dan berbuah. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 75.000,-/tahun

Rp. 12.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama