20
Feb

TAK KAYA TETAPI BAHAGIA

Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN

daripada banyak harta dengan disertai kecemasan.

(Ams. 15:16)

 

 

 

Dalam suatu acara santai namun serius yang diselenggarakan Komisi Lansia, terjadi obrolan seperti ini, “Manakah yang akan kita pilih andaikata ada kesempatan, menjadi orang kaya yang bodoh atau menjadi orang miskin yang pandai?” Hadirin hening sejenak. Kemudian seorang kawan menjawab demikian, “Tidak mau kedua-duanya. Aku ingin alternatif lain, yaitu menjadi orang kaya yang pandai.” Wah, jawaban yang cerdas. Namun sayang, jawaban tidak dibenarkan karena harus memilih satu di antara dua.

 

 

Kaya dan miskin sering menjadi salah satu topik pembicaraan seru, bahkan kadang-kadang menjadi masalah besar. Siapa sih yang tidak ingin kaya? Namun menurut firman Tuhan hari ini yang terpenting adalah menaati perintah Allah, dengan takut kepada-Nya. Ada orang kaya banyak harta tetapi hatinya cemas karena khawatir dirampok. Kekayaannya disimpan di tempat tersembunyi padahal sekarang kekayaan seseorang dapat dilacak. Untuk apa kaya jika “miskin” rasa aman? Mungkin saja orang tidak kaya secara harta tetapi hidupnya takut dan taat kepada Allah. Kaya yang sesungguhnya ialah kaya di mata Tuhan. Apakah Sobat Lansia seorang yang kaya di hadapan Allah?TG

 

 

DOA:

Tuhan Yesus kami bersyukur kepada-Mu.

Tolong kami untuk senantiasa hidup taat dan takut akan Allah,

diberkati Allah dan dapat menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Multiple Ajax Calendar

February 2018
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama