27
Feb

ManusiaBerencana,TuhanMenentukan

Ester9:24-28

… supaya rancangan jahat yang dibuat Haman terhadap orang Yahudi itu berbalik ke atas kepalanya.

(Ester 9:25)

 

 

 

Dalam asal-usul idiom Tiongkok, dikisahkan tiga kerajaan yang hendak merencanakan serangan ke bangsa Wei. Prajurit Shu telah berhasil menekan prajurit Wei di lembah, tidak ada cara untuk melarikan diri dari serangan itu. Ada api di satu sisi dan dinding curam di sisi lain. Zhuge Liang telah menghitung rencana itu dengan sangat baik. Namun, tiba-tiba angin berubah arah dan meniup api ke arah lain. Jadi, prajurit Wei bisa lolos dari serangan prajurit Shu. Ketika itu terjadi, Zhuge Liang berkata, “Aku telah merencanakan dengan sangat baik, tetapi Tuhan mengatur rencana lain.” Kisah ini menunjukkan bahwa manusia dapat saja merencanakan sesuatu dengan sangat baik, tetapi pada akhirnya Tuhan jugalah yang menentukan.

 

Sama seperti teks Alkitab hari ini, Haman berencana menggantung Mordekhai di atas tiang. Ia telah membangun dan mempersiapkan semuanya dengan baik. Pikirnya, rencananya pasti berhasil. Jabatan yang tinggi, dekat dengan raja dan pembesar kerajaan membuat Haman begitu yakin pada rencananya. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa apa pun yang telah dirancang oleh Haman dengan sangat baik, pada akhirnya berakhir tidak seperti yang dibayangkan. Tiang yang dibangun untuk menggantung Mordekhai, justru menjadi tempat akhir hidupnya. Teks kita hari ini mengisahkan bahwa rancangan jahat yang dibuat Haman terhadap orang Yahudi berbalik menimpa dirinya sendiri.

 

Teens, kisah serangan bangsa Wei dan Haman menunjukkan kepada kita bahwa mereka mengandalkan diri sendiri. Sebesar apa pun usaha kita, pada akhirnya Tuhan jugalah yang menentukan hasilnya. Di sinilah pentingnya mengandalkan Tuhan dan berserah penuh kepada-Nya. Dengan begitu, kita dimampukan untuk menghadapi apa pun yang Tuhan rancangkan dalam hidup kita.

 

 

Multiple Ajax Calendar

February 2024
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama