12
Aug

Si Kaya dan Si Miskin

Lukas 16:19-31

“… bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan ….”

(Lukas 16:25) 

 

 

Gelandangan dan pengemis. Kamu pasti pernah berjumpa dengan mereka. Mereka ada di mana-mana. Di jalan, di pasar, bahkan ada yang datang mengemis dari rumah ke rumah. Pemerintah sudah berusaha untuk menanggulangi keberadaan gelandangan dan pengemis dengan cara merehabilitasi mereka dan memberikan pelatihan kerja agar mereka dapat bekerja dan memiliki penghasilan yang layak. Namun, gelandangan dan pengemis tetap saja selalu ada.

 

Dalam sebuah perumpamaan Yesus bercerita tentang si kaya dan si miskin. Si kaya setiap hari mengadakan pesta di rumahnya. Sementara itu, si miskin, yang bernama Lazarus, selalu duduk di depan pintu si kaya dalam keadaan lapar. Lazarus berharap bisa mendapatkan sisa-sisa makanan yang akan dibuang oleh orang kaya itu. Namun, malangnya, tak ada sisa makanan yang diberikan kepada Lazarus, hingga akhirnya Lazarus mati kelaparan. Betapa tidak berempatinya orang kaya itu. Sementara ia makan kenyang, ada orang yang mati kelaparan di depan pintu rumahnya.

 

Teens, coba kamu ingat kembali seberapa sering kamu membuang makanan. Misalnya, ketika kamu membeli makanan dan ternyata rasanya tidak sesuai dengan seleramu. Atau, ketika kamu membeli makanan dalam porsi yang besar dan kamu tak mampu menghabiskannya. Tahukah kamu ada banyak orang yang berharap bisa makan hingga kenyang seperti dirimu? Namun sayangnya, tak ada makanan untuk mereka nikmati. Kamu tidak harus menolong mereka dengan cara membagi-bagikan makanan setiap hari. Hal sederhana yang dapat kamu lakukan adalah berempati dengan kondisi mereka. Jangan membuang-buang makanan yang kamu miliki. Jika pun ada makanan bersih yang tersisa, maka kamu dapat berbagi dengan orang-orang yang membutuhkannya.

 

 

Multiple Ajax Calendar

August 2022
S M T W T F S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama