18
May

TAMAK

Imamat 19:9-18

“… tetapi semuanya itu harus kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing ….”

(Im. 19:10)

 

 

Suatu hari monyet yang kelaparan melihat pohon pisang yang sudah berbuah. Setelah melihat sekitar, ia langsung menuju ke pohon pisang tersebut. Awalnya ia memetik dan memakan satu buah pisang. Namun, karena masih lapar, ia kembali memetik buah pisang yang lain. Setelah itu, ia masih merasa lapar dan terusmenerus memetik buah pisang sampai habis satu pohon. Karena masih merasa kurang, ia beralih ke pohon lainnya dan memakan habis seluruh buah pisang dalam satu pohon. Melihat hal itu, pemilik pohon langsung berlari hendak menangkap monyet tersebut. Karena terlalu kenyang, si monyet kesulitan untuk berlari dan melompati pohon seperti biasanya. Akhirnya, ia tertangkap oleh pemilik pohon dan mendapatkan hukuman.

 

Kisah tersebut berbicara tentang ketamakan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tamak berarti selalu ingin beroleh banyak untuk diri sendiri; loba; serakah. Hal inilah yang dikecam oleh Tuhan. Melalui Musa, Tuhan menyampaikan pesan kepada bangsa Israel agar mau berbagi pada sesama. Ketika ia memiliki berkat dari hasil tanahnya, ia harus ingat pada orang lain yang membutuhkan. Karena itu, mereka harus membiarkan sisa-sisa dari hasil tanah untuk diambil orang lain (Im. 19:9-10).

 

Youth, hari ini kita diingatkan untuk berbagi dengan sesama. Hal ini bisa kita lakukan, misalnya dengan menyisihkan sebagian dari uang saku kita untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Kita bisa berbagi melalui gereja atau sarana lainnya. Dengan demikian, kita sudah memberikan harapan dan kesaksian bagi mereka yang membutuhkan.

 

1. Mengapa Tuhan memerintahkan bangsa Israel untuk berbagi?

2. Mengapa berbagi itu sulit?

 

Pokok Doa:

Berkomitmen untuk berbagi secara rutin.

Multiple Ajax Calendar

May 2022
S M T W T F S
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama