17
Jan

BERSYUKUR DAN BERDOA

Mazmur 40:1-11

Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menoleh dan mendengar teriakku minta tolong.

(Mazmur 40:1)

 

 

Seorang pemuda bertanya kepada pendetanya, “Apakah bersyukur akan membuat saya merasa lebih baik?” Ia baru saja didiagnosis autoimun yang membuatnya harus menggunakan kursi roda sepanjang hidupnya. Dunianya seakan runtuh; ia merasa tidak berguna, marah, dan kecewa. Ia mengaku tidak tahu lagi apa yang bisa disyukuri dalam hidupnya. Sang pendeta tidak langsung menjawab, namun memintanya untuk menulis satu hal kecil yang masih bisa disyukuri setiap malam.

 

Dalam Mazmur 40, Daud menggambarkan dirinya berada dalam “lobang kebinasaan” dan “rawa yang berlumpur”. Daud merespons situasi ini dengan sangat baik. Alih-alih marah dan kecewa kepada TUHAN, Daud justru menanti-nantikan TUHAN. Ia percaya bahwa TUHAN akan menolongnya. Kemudian terbukti bahwa TUHAN menolongnya dan memberikannya nyanyian baru. Lewat pengalamannya, Daud menyadari bahwa orang yang berharap kepada TUHAN adalah orang yang berbahagia. Di tengah penderitaan, ia tetap bisa melihat kasih Allah yang besar dan menyatakannya lewat ungkapan syukur.

 

Kita mungkin pernah juga bertanya seperti pemuda di atas, “Apakah bersyukur akan membuat kita merasa lebih baik ketika sepertinya tidak ada lagi yang dapat disyukuri?” Youth, dalam situasi terburuk sekalipun, pasti ada kebaikan Tuhan di dalamnya yang dapat kita syukuri. Ketika kita belajar bersyukur, maka kita akan beroleh kekuatan untuk bangkit dari keadaan terburuk itu. Kita lalu akan semakin dapat merasakan kebaikan Tuhan yang akan membuat syukur kita semakin meluap. Karena itu, tetaplah bersyukur.

 

  1. Apa yang dapat kita pelajari dari Daud dalam penderitaannya?
  2. Apa hal kecil yang bisa kita syukuri meskipun keadaan hidup belum berubah?

 

Pokok Doa:       Bersyukur untuk hal-hal kecil dalam hidup ini.

Multiple Ajax Calendar

January 2026
S M T W T F S
« Dec    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama