TUHAN MEMISAHKAN YANG BAIK DAN YANG JAHAT
Matius 13:24-30

“…Kerajaan Surga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.”
(Matius 13:24b)
Di kebun sekolah, Kiki dan teman-temannya menanam bunga. Setelah beberapa minggu, mereka melihat rumput liar tumbuh di antara bunga-bunga. Pak Tino berkata, “Jangan cabut sekarang, nanti kita pisahkan saat sudah besar.”
Adik-adik, mari kita baca Matius 13:24-30! Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang penabur yang menabur benih baik di ladangnya. Namun, musuh datang dan menabur lalang di antara gandum. Para hamba pemilik ladang ingin mencabut lalang itu, tetapi sang tuan melarang mereka. Keduanya dibiarkan tumbuh bersama sampai waktu panen, di mana gandum akan dikumpulkan ke lumbung, dan lalang akan dibakar. Gandum melambangkan orang baik, sedangkan lalang melambangkan orang jahat.
Adik-adik, kita harus tetap menjadi anak yang baik, meskipun di sekitar kita banyak orang yang berbuat jahat. Tetaplah bersikap jujur dan taat kepada Tuhan. Percayalah, orang benar akan selamat, dan orang jahat akan dihukum.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar bisa selalu taat dan setia kepada-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama