memberitakan Injil damai sejahtera dan memperluas Kerajaan Allah merupakan panggilan bagi gereja. GKI sebagai kenyataan Tubuh Kristus yang ditempatkan di Indonesia ini juga terpanggil untuk melaksanakan Amanat Agung dari Sang Kepala Gereja yaitu Yesus Kristus. Dalam melaksanakan panggilan-Nya itu, maka GKI berupaya untuk menyampaikan kabar baik ini dengan berbagai metode yang dapat dirasakan sebagai berkat dari masyarakat. Salah satu program yang dilakukan adalah penginjilan melalui berbagai media elektronik dan cetak.


Pada awalnya kerja sama penginjilan lewat media elektronik dan cetak ini dilakukan oleh tiga lembaga yaitu GKI jabar, GKI jatim dan Back To God Hour - CRCNA (sekarang menjadi Back To God Ministries International). Pelayanan dimulai sejak tahun 1969 oleh Pdt. Junus N. Atmarumeksa. Untuk meningkatkan pelayanan ini, maka di sepakati Komisi ini menjadi sebuah Yayasan. Karena itu di bentuklah Yayasan Komisi Bersama pada tanggal 29 Januari 1990, dengan pengurus: Pdt. Junus N. Atmarumeksa sebagai Ketua merangkap Direktur Eksekutif, Bp. Yulius Patty sebagai sekretaris, Bp T.K. Gunawan Prihatna sebagai Bendahara, Pdt. Wiede Benaja dan Bp. S.K. Wijaja sebagai Anggota

Logo Yayasan Komunikasi Bersama berupaya gambar Burung Merpati dan Tiga Api dalam lingkaran. Burung Merpati merupakan smbol dari Roh Kudus, yang berarti kekudusan atau kesucian. Gambar tiga api melambangkan dari Allah Tritunggal. Gambar lingkaran melambangkan gambar bumi atau dunia.

SUSUNAN PENGURUS

Untuk lebih mengembangkan pelayanan Yayasan Komunikasi Bersama, maka dibutuhkan orang-orang yang bersedia untuk melayani dengan sepenuh hati. Karena itu pada tanggal 29 Januari 2004 diteguhkanlah susunan kepengurusan YKB, sebagai berikut :


    Pembina
  • Pdt. Junus N. Atmarumeksa (Ketua)
  • Pdt. Simon Filantropha
  • Andreas Kartawinata
  • Pdt. Arliyanus Larosa
  • Pdt. Santoni

  • Pengawas
  • Pdt. Rudianto Djajakartika (Ketua)
  • Pdt. David Sudarto
  • S.K. Widjaja

  • Pengurus
  • Yulius Patty (Ketua)
  • Hetty Djohan Suryana (Sekretaris Umum)
  • Pdt. Gladys Jeanette Wee (Sekretaris)
  • Jasin Tedjasukmana (Bendahara Umum)
  • Johnson Alvonco Hutauruk (Bendahara)