22
Feb

“Hobi” Saya Mengkritik

        Matius 26:6-13

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata:
“Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini?
Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.”
(Matius 26:10)

“Kenapa sih kamu harus beli baju warna putih untuk dia? Baju warna putih kan cepat kumal kalau nyucinya nggak bersih! Kamu salah deh mengambil keputusan untuk kuliah di universitas itu. Universitas itu kan nggak bagus. Kamu salah deh milih topik itu untuk persiapan lomba pidato. Pasti kamu nggak menang deh. Itu temanya udah jadul. Pokoknya, kamu salah deh nggak mendengarkan saranku!” cerocos Sabar pada Santy. Pernahkah kamu membayangkan bagaimana rasanya berhadapan dengan orang seperti Sabar yang rajin mengkritik tanpa henti seolah-olah “hobi”-nya adalah mengkritik? Rasanya pasti ampun deh!

Salah satu ciri orang yang perfeksionis adalah memiliki “hobi” mengkritik secara berlebihan dan tidak tepat. Murid-murid Tuhan Yesus juga termasuk orang yang suka mengkritik secara berlebihan dan tidak tepat. Dalam Injil Matius 26:6-13, mereka sedang mengkritik seorang perempuan yang mencurahkan minyak ke atas kepala Yesus. Mereka merasa tindakan itu adalah suatu pemborosan dan mereka menjadi gusar. Menurut mereka, minyak itu dapat dijual dan uangnya dapat disumbangkan kepada orang orang miskin. Bukankah kritikan mereka terkesan bijak? Sayangnya, menurut Tuhan Yesus kritikan mereka tidak tepat. Mereka tidak melihat ketulusan hati perempuan yang meminyaki Tuhan Yesus. Tak heran, Tuhan Yesus pun menegur para murid-Nya yang mengkritik sesama mereka karena merasa diri paling sempurna.

Teens, orang yang memiliki hobi mengkritik kemungkinan besar cenderung selalu merasa dirinya lebih sempurna ketimbang orang lain. Kritikan semacam itu adalah kritikan yang keliru. Bukan berarti kita tidak boleh mengkritik. Kritik boleh disampaikan asal disampaikan dengan kerendahan hati dan tepat sasaran. Ya, sebagaimana kritik balik yang disampaikan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya.

«February 2017
S M T W T F S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama