24
Aug

Iman yang Tidak Konyol

Kisah Para Rasul 25:6-12

FAITH 2

“Jadi, jika aku … bersalah …
aku rela mati,
tetapi, jika apa
yang mereka tuduhkan …
tidak benar,
tidak ada seorang pun
yang berhak
menyerahkan aku .…”
(Kisah Para rasul 25:11)

“Ini adalah kehendak Tuhan… kami harus belajar menerimanya sebagai salib yang harus kami pikul,” ujar seorang ibu di pemakaman anaknya yang meninggal akibat kecelakaan motor karena kebut-kebutan dengan temannya sepulang sekolah. Benarkah ini kehendak Tuhan? Cerita lainnya, seorang song leader bersaksi bahwa ia bangun kesiangan dan segera bersiap-siap ke gereja untuk tugas pelayanan. Oleh karena sudah hampir terlambat, lampu merah pun dia terobos dan mengendarai motornya bak seorang Valentino Rossi, pembalap terkenal itu. Dengan tersenyum, ia mengatakan kepada jemaat: “Puji Tuhan, Tuhan menolong saya tiba di tempat ini dan melayani dalam kebaktian ini tanpa kurang suatu apa pun. Luar biasa Allah kita!” Benarkah sikap iman yang seperti itu?

Ketika pemimpin Mahkamah Agama Yahudi hendak membunuh Paulus, Paulus malah bolak-balik menjelaskan dan membela diri bahwa ia tidak bersalah. Ia juga memilih naik banding kepada Kaisar dan tidak mau dihukum mati tanpa peradilan yang seharusnya. Mengapa Paulus tidak lekas-lekas saja mengatakan hal itu sebagai kehendak Tuhan? Paulus punya pemahaman iman yang benar! Ia tidak konyol dalam memahami kehendak Tuhan. Para pemimpin agama Yahudi itu mengikuti nafsu kemarahan mereka dan hendak membunuhnya. Oleh karena itu, Paulus memperjuangkan keadilan baginya sesuai dengan hukum yang berlaku. Saat ada kesempatan, dia menjelaskan duduk perkaranya kepada Raja Agripa.

Memang seseorang bisa terlalu cepat mencap bahwa sesuatu adalah kehendak Tuhan karena ia tidak mau repot-repot melakukan sesuatu dengan benar. Sebab hal itu menghabiskan tenaga, pikiran, waktu dan bahkan uang. Akan tetapi Teens, hari ini kita belajar bahwa tindakan demikian adalah iman yang konyol. So, jangan lekas-lekas bilang ini kehendak Tuhan ya, Teens. Uji dulu, sudahkah kita melakukannya dengan benar atau belum?

«August 2016
S M T W T F S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama