12
Apr

TIDAK JEMU-JEMU

Lukas 18:1-8

Tetaplah berdoa.

(1 Tesalonika 5:17)

Monica seorang ibu yang tidak pernah berhenti berdoa. Ketika baru menikah, dia sangat dibenci oleh ibu mertuanya, karena berbagai tuduhan dari para asisten rumah tangga yang tidak benar. Setelah menyadari bahwa ternyata semua itu hanyalah gosip, mertuanya menjadi sangat menghargai Monica. Namun, anak Monica masih hidup dalam dosa. Dengan tangisan, Monica melarang anaknya ke Roma, tetapi anaknya berbohong dan tetap berangkat ke Roma. Monica sering menegur perbuatan zina anaknya, tetapi tidak digubris olehnya. Monica setia berdoa hingga akhirnya anaknya bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus. Nama anaknya adalah Agustinus (354-430). Di kemudian hari, Agustinus menjadi Bapa Gereja yang sangat ternama bahkan hingga hari ini.

 

Seorang janda mengalami ketidakadilan. Apa yang menjadi haknya telah dirampas. Tidak ada orang yang dapat menolong dia, kecuali sang hakim di kotanya. Namun, hakim tersebut terkenal dingin dan lalim. Sudah sangat banyak orang susah yang mendatangi hakim tersebut untuk meminta pertolongan, tetapi ditolak. Terlebih lagi, jika yang bersangkutan tidak sanggup membayar hakim yang lalim tersebut. Namun, janda tersebut tidak menyerah. Meskipun ditolak dan diusir, ia tetap kembali kepada hakim tersebut. Akhirnya, hakim yang lalim itu memberikan keadilan bagi janda tersebut. Itu adalah perumpamaan Yesus agar kita tidak jemu-jemu berdoa. Yesus mengajarkan kita akan pentingnya doa sehingga kita tidak boleh berhenti berdoa. Yesus menegaskan bahwa Tuhan tidak seperti hakim yang lalim tersebut. Tuhan adalah Bapa yang menyayangi anak-anak-Nya. Tuhan berkata, “Apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu” (Yer. 29:12).

 


Teens, apa yang menyebabkan kita menolak berdoa? Doa tidak membosankan apabila doa merupakan sebuah bentuk relasi kita dengan Bapa di Surga. Tetaplah berdoa, yaitu menjalin relasi yang dekat dengan Sang Bapa!

Multiple Ajax Calendar

April 2021
S M T W T F S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama