19
Apr

Meratap dalam Doa

Mazmur 30:11-13

Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari ….

(Mazmur 30:12)

 

 

 

Di tengah tangisan kedukaan, apa yang biasa kita lakukan? Dalam dunia PL, orang Yahudi mempunyai kebiasaan meratap. Meratap bisa karena penderitaan, kekalahan, atau kematian. Di dalam ratapan, mereka mendekatkan diri kepada Allah. Mereka berdialog dengan Allah.

 

 

Pemazmur merasakan pertolongan Tuhan yang menyelamatkannya. Ia merasa sudah dilepaskan dari lubang kubur dan menghidupkannya dari dunia orang mati. Pemazmur ingin mengatakan bahwa Allah memberikan pengharapan baru baginya di tengah situasi keterpurukan yang ia alami. Allah mengulurkan tangan-Nya dan memberikan pertolongan. Di tengah ratapan, pemazmur memakai kesempatan untuk berbicara dengan Allah, mencari kehendak-Nya dan mengenal hikmat-Nya.

 

 

Teens, apakah ratapanmu telah kamu bawa kepada Allah? Apakah rasa sakit karena kehilangan orang yang kamu cinta telah kamu sampaikan kepada Allah? Sampaikanlah, karena Allah bersedia mendengar. Kedukaan perlu diangkat ke permukaan dan dibicarakan, baik kepada sesama maupun kepada Allah. Mengangkat ke permukaan apa yang membuat hati kita remuk adalah cara kita untuk belajar menerima kenyataan. Di tengah situasi kehilangan orang yang dicintai kita mungkin menyangkali kenyataan bahwa ia telah tiada. Ketika kita mempercakapkannya bersama Tuhan maka secara perlahan kita mulai membuka diri dan menerima kenyataan bahwa dia telah pergi.

 

 

Berproses bersama Allah, meratap di dalam doa akan meneguhkan kita untuk semakin siap menerima kenyataan dan melihat kebaikan Tuhan dalam situasi kehilangan tersebut. Merataplah di dalam doa sebab Allah mendengarkan ratapan kita. Sama seperti pemazmur, kita pun akan merasakan pertolongan Allah yang mengubah ratapan menjadi tarian yang menggembirakan. Kain kabung akan diganti dengan ikat pinggang sukacita.

Multiple Ajax Calendar

April 2019
S M T W T F S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 65.000,-/tahun

Rp. 7.500,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama