
BERANI MEMINTA MAAF
2 Tawarikh 12:1-12

Lalu pemimpin-pemimpin Israel dan raja merendahkan diri dan berkata, “TUHANlah yang benar!”
(2 Tawarikh 12:6)
Manchester United berhadapan dengan AC Milan pada semifinal Liga Champions 2007. Dalam pertandingan tersebut, Ryan Giggs melanggar Ricardo Kaká. Kaká pun naik pitam dan langsung mencekik leher Giggs. Melihat kejadian tersebut, keduanya segera dilerai, lalu pertandingan dilanjutkan kembali. Akhirnya, pertandingan pun usai dan dimenangkan oleh Manchester United dengan skor 3-2. Di lorong ruang ganti, ternyata Kaká berdiri menunggu Giggs. Lalu, apa yang terjadi? Ternyata, Kaká menemui Giggs untuk memohon maaf atas perbuatannya dalam pertandingan. Akhirnya, mereka berdamai dan saling memaafkan.
Melakukan kesalahan merupakan hal yang wajar dilakukan oleh manusia. Para pemimpin Israel pun tak luput dari kesalahan. Mereka meninggalkan hukum TUHAN dengan tidak menaati perintah-Nya. Bacaan kita hari ini menceritakan bahwa Rehabeam, Raja Israel, melakukan kesalahan di hadapan TUHAN. Akibat kesalahan Bangsa Israel, TUHAN mengizinkan mereka diserang oleh Raja Sisak, pemimpin Mesir. Melihat hal itu, Nabi Semaya mengingatkan Rehabeam dan para pemimpin Israel untuk bertobat. Di sinilah kita melihat bahwa meskipun Rehabeam adalah seorang pemimpin, ia akhirnya mengakui kesalahannya dan berkata, “TUHANlah yang benar!”
Youth, dalam hidup ini kita pasti pernah melakukan kesalahan. Mungkin saja saat ini pun kita berada dalam pilihan dan jalan yang keliru. Marilah kita berani meminta maaf atas kesalahan yang kita perbuat dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
1. Mengapa Rehabeam mau meminta maaf?
2. Mengapa sulit bagi kita untuk meminta maaf?
Pokok Doa: Berani meminta maaf kala melakukan kekeliruan.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama