13
Nov

MENGOREKSI DIRI SENDIRI

 “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.”

(Matius 7:1)

 

 

 

Di Sekolah Minggu, setiap anak diminta untuk mengucapkan ayat hafalan. Ketika Kiki diminta maju ke depan dan mencoba mengucapkan ayat hafalan, ternyata ia ti­dak hafal. “Hahaha, makanya kalau diberi ayat hafalan itu dihafalkan di rumah,” ejek Nino. “Ayo, sekarang giliranmu, Nino,” kata Kak Kiddy. Ternyata ketika maju ke depan, Nino juga tidak bisa mengucapkan ayat ha­falan karena ada bagian yang kurang. “Nino, mengejek te­manmu ketika mereka lupa atau melakukan kesalahan bukanlah hal yang baik. Kamu ternyata juga bisa lupa dan salah, kan,” tegur Kak Kiddy.

 

 

Adik-adik, melihat kesalahan orang lain memang lebih gam­pang daripada melihat kesalahan diri kita sendiri. Sebagai anak Tuhan, bagaimana seharusnya sikap kita? Yuk kita membaca Injil Matius 7:1-5.

 

 

Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk menyadari kesalahan diri sendiri sebelum melihat kesalahan orang lain. Dengan menyadari kelemahan dan kesalahan kita, maka kita dapat tumbuh dan berkem­bang menjadi anak-anak yang lebih baik setiap harinya.

 

 

Doa: Bapa di Surga, tolong aku untuk menyadari kesalahanku sendiri. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

Multiple Ajax Calendar

November 2018
S M T W T F S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama