23
Jun

DATANGLAH KEPADA PENOLONG

Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri;

untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.

(Mzm. 10:14)

 

 

Pada masa mudanya, Oma Uki mengerjakan segala sesuatu sendiri. Ia memang orang yang sangat mandiri. Namun, ketika usianya mencapai delapan puluh tahun, ia mulai merasa lemah. Ia tak lagi suka bepergian. Ia lebih suka tinggal di rumah. Ia ingin anak-anak, para menantu, dan cucu-cucu datang menjenguknya. Jika saatnya tiba mereka akan pulang ke rumah masing-masing, ia akan berkata, “Kok, cepat-cepat pulang?” Oma Uki suka kehangatan keluarga, namun tidak selalu keinginan untuk berkumpul dapat terwujud. Hal ini membuat Oma Uki sering merasa sedih sekali.

 

 

Kebanyakan lansia mengalami hal yang sama seperti yang dialami Oma Uki. Terlebih lagi jika di usia lanjut mereka mengalami kelemahan fisik sehingga tidak berdaya dan sangat kesepian. Bagaimana keadaan Sobat Lansia? Mari kita selalu ingat bahwa pemazmur sangat percaya pada Tuhan yang melihat semua keadaan kita. Tuhan tahu orang yang susah dan menderita. Ia juga memperhatikan orang lemah dan berkenan menjadi Penolong bagi mereka. Jangan biarkan diri kita larut dalam perasaan sedih dan galau. Datanglah kepada Tuhan; berseru kepada-Nya. Dialah Penolong bagi orang-orang yang menyerahkan diri kepada-Nya.

 

 

DOA:

Tuhan, ketika kami merasa sedih dan galau,

ajar kami untuk datang dan berseru kepada-Mu.

Engkaulah Penolong kami yang ajaib. Amin.

Multiple Ajax Calendar

June 2020
S M T W T F S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama