9
May

Isi Botol

2 Samuel 6:1-23

Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya.

(2 Samuel 6:11)

 

 

Seorang bapak memberikan pengajaran karakter kepada anaknya. Sang bapak mempersiapkan 4 botol kosong. Ia mengisi botol pertama dengan air mineral, lalu menanyakan pendapat anaknya. Anaknya menjawab bahwa air mineral itu baik untuk kesehatan dan orang terbiasa membawa air mineral saat bepergian. Ia mengisi botol kedua dengan susu dan menanyakan pendapat anaknya. Menurut anaknya, sebotol susu bernilai lebih mahal dibanding sebotol air mineral. Ia mengisi botol ketiga dengan minyak wangi. Ia meminta anaknya memejamkan mata. Dengan mata terpejam si anak mencium aromanya dan sangat menikmati aroma minyak wangi itu. Sang bapak meminta pendapat anaknya. Menurut anaknya, sebotol kecil minyak wangi saja harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan sebotol susu, apalagi sebotol besar minyak wangi tentu harganya bisa berkali-kali lipat lebih mahal daripada sebotol susu. Sang bapak meminta anaknya untuk memejamkan matanya. Ia menyerahkan botol keempat, meminta anaknya membuka tutup botol, dan mengarahkannya ke hidungnya. Apa yang terjadi? Si anak buru-buru menutup hidungnya. Ia menahan rasa mau muntah. Kenapa? Sebab, botol keempat itu berisi air comberan yang menebarkan aroma busuk. Menurut si anak, air ini tidak memiliki harga sama sekali karena aromanya busuk dan orang tidak menyukainya.

 

Obed-Edom membuka rumahnya sebagai tempat kediaman tabut Tuhan. Tuhan pun mendatangkan belas kasih dan berkat bagi keluarga Obed-Edom. Baru tiga bulan saja tabut Tuhan berdiam di rumah Obed-Edom, efek yang ditimbulkannya sungguh luar biasa. Rumah Obed-Edom dan Kota Daud adalah dua tempat yang tidak bisa dibandingkan ukurannya. Namun, yang membedakan nilainya adalah isinya. Bila Tuhan berdiam di dalamnya, niscaya berkat-berkat Tuhan pun menyertainya.

 

Teens, apa yang mengisi pikiran dan hatimu? Ingatlah pelajaran dari botol dan isinya di awal renungan ini. Kita ibarat botol. Nilai botol ditentukan oleh isinya. Demikian halnya dengan kita, nilai diri kita tidak ditentukan oleh orang lain, tetapi oleh kita sendiri. Jika kita mengisi diri kita dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai luhur kehidupan, kita akan mampu mengendalikan perkataan dan tindakan kita. Sebab, apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita akan termanifestasi dalam setiap tindakan kita.

Multiple Ajax Calendar

May 2022
S M T W T F S
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama