8
May

BERSAKSI

Kisah Para Rasul 7:1-16

“Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah!”

(Kis. 7:2)

 

 

 

Dalam dunia peradilan, seorang terdakwa biasanya mendapatkan hak untuk melakukan pembelaan diri, baik secara pribadi maupun didampingi kuasa hukum. Tujuannya adalah mendengar keterangan agar hakim mengambil keputusan secara objektif dan adil. Oleh karena itu, pembelaan atau kesaksian yang meringankan sangat diperlukan seorang terdakwa, apalagi untuk membelanya dari tuduhan yang tidak pernah dilakukannya.

 

 

Dalam sidang pengadilan agama, Stefanus memilih untuk tidak sekadar membela diri. Ia memilih untuk menyaksikan karya Allah di dalam Kristus ketimbang membela dirinya sendiri. Kesaksiannya itulah pembelaannya. Dalam kesaksiannya, Stefanus mengisahkan panggilan Allah kepada Abraham untuk pergi ke negeri yang dijanjikan Allah kepadanya dan kepada keturunannya. Melalui Ishak, lahirlah Yakub dan kedua belas suku Israel. Untuk memelihara kelangsungan hidup umat Israel di Mesir, Allah memakai Yusuf sebagai alat-Nya. Ketika umat Allah mengalami penindasan oleh bangsa Mesir, Allah memanggil Musa untuk membebaskannya. Selama empat puluh tahun di padang gurun, orang Israel dipelihara menjadi bangsa yang kudus.

 

 

Youth, membela diri atas suatu tuduhan boleh-boleh saja. Akan tetapi, tujuan utama seorang Kristen bukanlah untuk membela diri sendiri, melainkan untuk bersaksi bagi Allah. Kita dipanggil untuk menyaksikan Kristus lewat kata dan pengalaman hidup kita. Kita harus bersaksi melalui segala yang kita kerjakan. Maka, teruslah bersaksi. Teruslah menabur kebaikan. Bersaksilah melalui apa yang dapat didengar, dilihat dan dirasakan.

 

 

  1. Bagimana cara Stefanus melakukan pembelaan?
  2. Sudahkah kehidupan kita mencerminkan kasih Kristus?

 

 

Pokok Doa: Kekuatan menjadi saksi Injil Kristus.

Multiple Ajax Calendar

May 2020
S M T W T F S
« Apr    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama