30
Mar

DENGAN IMAN

Kisah Para Rasul 20:7-12

Sementara itu mereka mengantarkan orang muda itu hidup ke rumahnya,

dan mereka semua merasa sangat terhibur.

(Kis. 20:12)

 

 

 

 

Ketika anak pertama saya lahir, rasa bahagia meluap karena yang dinanti-nantikan telah datang. Selain kebahagiaan, tentu saja ada tanggung jawab dan banyak konsekuensi yang juga harus diterima, antara lain kekurangan waktu tidur. Berulang kali saya kesulitan untuk tidur, karena bayi yang baru menyesuaikan diri ini sedang rewel. Maka, di siang hari rasa kantuk biasanya menyerang, akibat semalaman bergadang.

 

 

Eutikhus sedang mengalami rasa kantuk yang berat ketika mendengarkan Paulus berkhotbah. Maka meskipun, Paulus berkhotbah dengan berapi-api dan dengan suara yang menggelegar, tetapi tetap saja tidak dapat mengusir rasa kantuk yang mendera dan menggelayuti kedua mata Euthikus. Akhirnya, Eutikhus tidak tahan lagi. Ia jatuh tertidur, lelap; tidak sadar hingga terjatuh dari tingkat tiga dan mati. Tetapi, Paulus mengatakan, “Jangan ribut, sebab ia masih hidup” (Kisah 20:10). Mengapa Paulus begitu yakin bahwa Eutikhus masih hidup? Iman! Imanlah yang membuat Paulus yakin bahwa pemuda itu hidup; dapat dibangkitkan. Eutikhus hidup kembali. Itu bukan karena Paulus, tetapi iman yang ada di dalam diri Paulus dan pertolongan Allah.

 

 

Youth, kita pun harus belajar memandang dengan mata iman, bukan sekadar memercayai bahwa Tuhan Yesus adalah Juruselamat, melainkan memiliki iman yang sanggup menghadapi segala persoalan yang terjadi dalam kehidupan kita. Jalani hidup dengan penuh pengharapan, keyakinan dan sukacita, karena tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.

 

 

  1. Apa yang membuat Paulus berani mengatakan Eutikhus masih hidup?
  2. Apa hal yang menghambat kita untuk berjalan dalam iman bersama Allah?

 

 

Pokok Doa: Keberanian mengungkapkan iman percaya kepada Kristus.

Multiple Ajax Calendar

March 2020
S M T W T F S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama