5
Jan

SAMPAI KAPAN MENGELUH?

“Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman;

aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul.”

(Ayub 3:26)

 

 

 

Nanda, teman Kiki dan Didi di sekolah. Ia suka membandingkan dirinya dengan teman-temannya. Nanda sering mengeluh bahwa dirinya anak yang paling susah hidupnya. Pagi ini, ia marah kepada mamanya karena tidak dibelikan sepatu baru. Mamanya lebih memilih menggunakan uangnya untuk membayar uang sekolah Nanda. “Sepatu Nanda masih cukup bagus, kok,” kata mama Nanda.

 

 

Adik-adik, seperti Nanda yang mengeluhkan keadaan dirinya, Ayub juga pernah mengeluh. Mari kita membaca Kitab Ayub 3:20-26! Ayub curhat kepada teman-temannya. Ia merasa sulit menjalani perubahan hidupnya. Ia mengeluh mengapa harus lahir ke dunia jika harus mengalami kesusahan dan kesedihan. Roti dan air adalah sumber kekuatan. Tapi, bagi Ayub, tidak ada manfaatnya lagi.

 

 

Adik-adik, sering kali kita marah, kecewa akan keadaan kita. Yuk kita belajar bahwa tidak selamanya segala sesuatu seperti yang kita kehendaki! Namun, satu hal yang harus kita yakini, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri.

 

 

Doa: Bapa di Surga, aku mau belajar menerima keadaanku dan mengurangi mengeluh. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2021
S M T W T F S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama