MEMBERI DENGAN KASIH
Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari ….
(Pengkhotbah 11:6)
Anak-anak Sekolah Minggu akan berkunjung ke panti asuhan. Didi ditunjuk menjadi ketua dalam kunjungan itu. Didi meminta Rudolf supaya memberikan mainan yang masih bagus untuk mendukung acara ini, namun Rudolf langsung menolak. Rudolf merasa sayang untuk memberikan mainannya, meskipun tidak pernah lagi ia memakainya. Ia takut mainannya lama-lama habis kalau diberikan kepada orang lain.
Adik-adik, pengalaman Didi bisa jadi pengalamanmu juga. Ada orang-orang yang tidak suka memberi karena takut kekayaannya habis. Yuk kita membaca Pengkhotbah 11:1-6! Dari bacaan hari ini, kita diajak untuk memberi. Jika memiliki makanan berlebih atau mainan yang banyak dan masih bagus, jangan sungkan untuk memberi. Ingatlah, semua yang kita punya adalah dari Tuhan!
Adik-adik, dengan memberi, kita belajar bersyukur untuk segala hal yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Dengan memberi, kita tidak akan pernah berkekurangan karena Tuhan selalu memberi yang kita butuhkan.
Doa: Bapa di Surga, tolong aku untuk bersyukur dengan cara mau berbagi dengan sesama. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:
Rp. 70.000,-/tahun
Rp. 8.000,-/eksemplar
Pembayaran melalui:
Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua
A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Marketing
BCA Bidakara
A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama
Persembahan Kasih melalui:
BCA Bidakara
A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama