13
Jan

JANGAN SALAH FOKUS

Yohanes 1:29-34

“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Dialah yang kumaksud ketika kukatakan:

Kemudian dari padaku akan datang seorang,

yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.”

(Yoh. 1:29-30)

 

 

 

Anak-anak muda suka membuat jargon-jargon yang bisa membingungkan generasi yang lebih senior. Salah satu jargon itu adalah “salfok” (salah fokus). Ini menunjuk pada situasi ketika kita seharusnya memperhatikan A, tetapi kita malah memperhatikan B. Misalnya, ketika melihat foto seseorang, kita tidak memperhatikan wajah orang tersebut, tetapi sepatu yang dipakainya.

 

 

Ketika Yohanes Pembaptis memulai pelayanannya, ada banyak orang yang terpesona padanya. Sebagian orang bahkan memandangnya sebagai titisan nabi Elia, nabi besar di mata masyarakat Yahudi zaman itu, di samping Musa. Menarik bahwa Yohanes Pembaptis tidak menggunakan hal itu sebagai peluang bagi dirinya untuk “pansos” (panjat sosial). Ia dengan tegas mengatakan bahwa yang harus diikuti oleh orang-orang yang berbondong-bondong mendatanginya adalah Yesus, bukan dirinya. Ia tidak mau orang-orang jadi “salfok.”

 

 

Sebuah pepatah bahasa Inggris mengatakan, “The wise man points to the moon, but the poor looks at the finger” (orang bijak menunjuk ke bulan, tapi orang bodoh melihat jari[nya]). Tidak peduli apa pun juga yang terjadi pada diri kita, pusat perhatian kita tetap harus tertuju pada Yesus Kristus. Yohanes Pembaptis punya kesempatan menjadi populer, tetapi ia memusatkan perhatiannya pada Yesus. Demikian pula ketika ia harus melewati masa-masa gelap saat ditangkap oleh penguasa, fokus perhatiannya tetap pada Yesus. Kita juga, jangan sampai kita salah fokus!

 

 

REFLEKSI:

Betapa mudahnya kita menjadi salah fokus, dan lebih memperhatikan

kedukaan atau kenikmatan di sekitar kita, sehingga tidak melihat Yesus.

Mzm. 69:2-6, 31-37; Yes. 41:14-20; Yoh. 1:29-34

Multiple Ajax Calendar

January 2021
S M T W T F S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama