14
Jan

SETIA PADA TUHAN

Hakim-hakim 2:6-15

Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka

yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir,

lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekitar mereka,

dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.

(Hak. 2:12)

 

 

 

Kitab Hakim-hakim mencatat sejarah kehidupan bangsa Israel dari saat ketika masa pengembaraan di bawah pimpinan Yosua berakhir, hingga munculnya masa kerajaan. Di sepanjang sejarah itu, ada pola yang berulang. Bangsa Israel mengkhianati Tuhan, sehingga Tuhan mengizinkan bangsa-bangsa lain menindas mereka. Lalu bangsa Israel berseru-seru kepada Tuhan, meminta pertolongan dan berjanji akan bertobat. Tuhan tergerak hati-Nya dan membebaskan mereka. Tetapi tak lama kemudian, mereka kembali mengulangi dosanya.

 

 

Pertanyaan yang patut kita renungkan, mengapa bangsa Israel berulang kali mengkhianati Tuhan dengan begitu mudahnya? Jawabannya ialah mereka tertarik pada dewa-dewa dan berhala-berhala yang disembah orang-orang yang ada di sekitar mereka. Sebagaimana kata pepatah “rumput di halaman tetangga selalu tampak lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri.” Demikianlah yang terjadi pada bangsa Israel. Mereka berulang kali gagal tetap setia kepada Tuhan, karena mereka mudah tergoda dengan apa yang dilakukan tetangga-tetangga mereka.

 

 

Jalan keluar dari jeratan lingkaran setan semacam itu adalah belajar untuk tetap setia kepada Tuhan, betapapun menggodanya hal yang ditawarkan oleh dunia. Sama seperti seorang suami/istri harus setia pada pasangannya, meskipun ia bertemu dengan perempuan/laki-laki lain yang tampak lebih menarik, demikian pulalah seharusnya kesetiaan kita kepada Tuhan.

 

 

REFLEKSI:

Kesetiaan membutuhkan kedisiplinan tinggi untuk mengatakan

tidak pada godaan sekitar, betapapun menggiurkannya godaan tersebut.

Mzm. 139:1-6, 13-18; Hak. 2:6-15; 2Kor. 10:1-11

Multiple Ajax Calendar

January 2021
S M T W T F S
« Dec    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama