1
Feb

HIDUP DENGAN BENAR

Amsal 12:10-21

Orang benar tidak akan ditimpa bencana apa pun,

tetapi orang fasik akan senantiasa celaka.

(Ams. 12:21)

 

 

 

Seorang filsuf asal Cina kuno bernama Lao Tzu pernah berkata: “Perhatikan pikiranmu, itu menjadi kata-katamu. Perhatikan kata- katamu, itu menjadi tindakanmu. Perhatikan tindakanmu, itu akan menjadi kebiasaanmu. Perhatikan kebiasaanmu, itu menjadi karaktermu. Perhatikan karaktermu, itu akan menjadi takdirmu.” Moral dari nasihat tersebut adalah bahwa setiap orang tentu mendambakan kehidupan yang aman tanpa hambatan. Namun demikian, yang jadi masalah bahkan kadang tidak diperhatikan, adalah bagaimana cara menjalani kehidupan itu sendiri.

 

Penulis Amsal dalam bacaan hari ini mengajak para pembacanya untuk mengetahui, melakukan, dan pada akhirnya menikmati hidup di dalam kehendak Tuhan. Bagi penulis Amsal, hidup benar diawali dengan relasi yang benar bersama dengan Tuhan. Seseorang yang menjalin relasi bersama Tuhan akan memiliki hikmat untuk berjalan seturut kehendak-Nya. Hikmat itu tecermin dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan yang nyata. Hidup benar bagi umat percaya semestinya dihayati bukan sebagai pilihan semata, tetapi sebagai buah dari penghayatan iman yang mendalam tentang Tuhan.

 

Youth, hidup dengan benar memang bukanlah hal yang mudah. Seseorang harus berhadapan dengan ego di dalam dirinya sekaligus dengan lingkungan di luar dirinya. Walaupun demikian, sesuatu yang tidak mudah bukan berarti tidak bisa dilakukan. Mari berkomitmen untuk menjalani hidup benar sehingga hidup ini dapat membawa dampak yang baik bagi diri sendiri dan sesama. Jalinlah relasi yang baik dengan Tuhan karena itulah kunci dari hidup yang benar.

 

              1 . Hal apa saja yang menjadi cara hidup orang benar menurut Amsal?

              2. Apa tantangan untuk menjalani hidup dengan benar?

 

 

Pokok Doa:  Memohon hikmat Tuhan dalam menjalani kehidupan

Multiple Ajax Calendar

February 2024
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama