16
Feb

BUKAN DONGENG MELAINKAN KEBENARAN

2 Timotius 4:1-5

Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

(2 Tim. 4:4)

 

 

 

Cucu Oma Tela yang bernama Teli dan masih berusia 4 tahun kerap meminta Oma Tela menceritakan berbagai dongeng sebelum tidur. Teli akan duduk dekat omanya dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Nyaris semua anak yang masih kecil, terutama balita senang sekali mendengarkan dongeng. Dongeng adalah cerita imajinatif yang biasanya diceritakan oleh orang tua (ibu, ayah atau kakek maupun nenek kepada anak/cucu) sebelum tidur. Namun ternyata bukan hanya anak-anak yang menyukai dongeng. Rasul Paulus mengatakan bahwa ada orang-orang dewasa yang juga suka mendengarkan dongeng. Tentu saja dongeng yang Rasul Paulus maksudkan bukanlah dongeng seperti cerita untuk anak-anak melainkan berkaitan dengan soal pengajaran Firman Tuhan. Rasul Paulus memerhatikan bahwa ada banyak orang yang mengaku jemaat dan pengikut Tuhan, tetapi lebih senang dengan dongeng alias pengajaran-pengajaran yang tidak berdasarkan kebenaran Firman Tuhan. Mereka lebih suka dongeng ajaran sesat, dibanding kebenaran yang merupakan ajaran sehat.

 

Bagaimana dengan kita yang secara usia dan fisik sudah lansia bahkan senior? Adakah kita juga masih lebih suka mendengarkan “dongeng” yang bukan kebenaran berdasarkan Firman Tuhan? Marilah kita menjadi orang-orang yang dewasa dalam iman. Kita menjadi murid Kristus yang mau terus bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan.

 

 

 

DOA:

Tuhan, tolong kami untuk tidak memalingkan telinga dari kebenaran-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

February 2024
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama