10
Feb

Gembok dan Kunci

Ester 4:10-14

“Siapa tahu, justru untuk saat seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”

(Ester 4:14)

 

 

 

Salah satu godaan besar pemimpin atau mereka yang berjabatan dan berkedudukan adalah menjadi terlena. Terlena dengan kenikmatan dan semua fasilitas, bahkan kenyamanan. Akibatnya, sang pemimpin hanya sibuk menjaga dirinya sendiri dan tidak terpanggil untuk bekerja mendatangkan kebaikan bagi mereka yang bersama-sama dengannya. Dalam situasi yang nyaman seperti ini, seorang pemimpin seharusnya berhati-hati, karena ia bisa terjebak dalam keterlenaan yang akan membuatnya tidak bisa menjadi pemimpin yang efektif dan berdampak.

 

Ester mengemukakan akibat yang mungkin ia terima kepada Mordekhai, yakni ia bisa dihukum mati jika menghadap raja tanpa dipanggil, kecuali kepadanya raja mengulurkan tongkat emas sebagai tanda perkenanan. Di tengah kekhawatiran Ester akan hal itu, Mordekhai menegaskan bahwa bahaya yang menimpa kaum Yahudi dapat juga sampai kepada Ester – mengingat ia adalah keturunan Yahudi juga. Mordekhai membuka cara berpikir Ester untuk melihat hal yang jauh lebih besar, yaitu rancangan Allah untuk semua yang telah dilalui. Bagi Mordekhai, siapa tahu, jabatan ratu yang disandang Ester justru merupakan cara Allah untuk menyelamatkan orang Yahudi.

 

Teens, setiap gembok diciptakan dengan anak kuncinya. Demikian pula setiap masalah yang ada sudah sepaket dengan solusinya. Kisah Ester memperlihatkan kepada kita bahwa Tuhan telah merancang jalan keluar, bahkan sebelum persoalan itu datang. Terkadang, kita tidak mampu menalar jalan dan proses yang Tuhan hadirkan. Ester menjadi ratu bukan semata karena ia baik hati, melainkan posisi itu diperolehnya sebagai bentuk karya penyelamatan Allah bagi bangsa pilihannya. Yakinlah bahwa untuk setiap persoalan yang kita alami, Tuhan telah menetapkan jalan keluarnya. Nikmati proses dan pembelajaran untuk menemukan solusinya.

 

Multiple Ajax Calendar

February 2024
S M T W T F S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama