14
Feb

CEPAT MENDENGAR, LAMBAT BERKATA

Yakobus 1:19

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini:

setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar,

tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah ….

(Yakobus 1:19)

 

 

Seorang anak bertanya kepada ayahnya, “Ayah, mengapa orang yang marah suka berteriak-teriak, padahal mereka berbicara sangat dekat?” Sang ayah menjawab, “Nak, mereka saling berteriak bukan karena mereka tidak dapat mendengar perkataan masing-masing, melainkan karena mereka saling ingin didengar, bukan untuk mendengar. Tubuh mereka mungkin sangat dekat, tapi hati mereka berjauhan.”

 

 

Teens, tidak jarang dalam percakapan kita, ketika marah kita mengatakan, “Terserah deh, kamu mau bilang apa, aku udah nggak peduli!” Dalam kemarahan, sangat mudah bagi kita untuk menutup telinga rapat-rapat. Kita berpikir semua yang disampaikan oleh lawan bicara kita adalah excuse semata. Tanpa kita sadari, dengan menutup telinga dan tidak mau mendengarkan orang lain, kita sendiri juga sedang memaksakan pendapat dan pendirian kita kepadanya. Apa lagi, jika mengungkapkan kemarahan dilakukan dengan perkataan yang menyakitkan, kita semakin menutup ruang terhadap rekonsiliasi.

 

 

Dalam Yakobus 1:19, ada korelasi yang dekat antara kemarahan dan sikap mendengar serta berkata-kata. Dalam situasi yang tidak mengenakkan kita, yang membuat kita spontan menjadi marah, kita dapat mengendalikan diri dengan berusaha untuk mendengar terlebih dahulu apa yang terjadi, mengapa hal tersebut terjadi, bagaimana terjadinya, dan lain sebagainya. Menahan diri untuk bicara dan memberi telinga untuk mendengar adalah satu langkah rekonsiliasi yang dapat kita lakukan. Kita bukan hanya dapat memahami apa yang menjadi sudut pandang lawan bicara kita, melainkan juga dapat meredam kemarahan yang mungkin dirasakan olehnya. Dengan demikian, kita dapat memilah dan memilih sikap maupun perkataan yang tepat untuk menanggapi situasi tersebut. Yakinlah, Allah memampukan kita untuk melakukannya!

Multiple Ajax Calendar

February 2020
S M T W T F S
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama