14
Sep

KEGAGALAN BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA

Lukas 22:31-33, 54-62

“… tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”

(Luk. 22:32)

 

 

Setiap orang yang memiliki kemahiran luar biasa, tetap mempunyai kelemahan dan kejatuhan. Pembalap unggulan pernah mengalami kecelakaan. Chef hotel bintang lima pernah memasak makanan terlalu matang. Penulis bestseller buntu ide. Tentu masih banyak contoh lainnya. Namun, tidak selalu kekeliruan dan kelemahan yang dialami itu membuat mereka berhenti berkarya. Kegagalan menjadi pelajaran berharga demi mencegah terjadinya kegagalan serupa kelak.

 

Tuhan Yesus tahu kelemahan Petrus. Namun, Petrus tetap didoakan supaya kalaupun guncang, tetapi imannya tidak gugur. Bahkan, Kristus memiliki pengharapan dengan mendukung Petrus untuk kembali bangkit dari keterpurukan rohani, sebelum Petrus sendiri melakukan penyangkalannya yang bertubi-tubi itu. Kristus tetap menghendaki Petrus menjadi pribadi yang menguatkan saudara-saudaranya seiman, yang mungkin kelak akan mengalami pengalaman keterpurukan rohani yang mirip dengannya.

 

Demikianlah kasih Kristus bagi kita: Ia selalu mengharapkan yang baik terjadi dalam hidup kita. Mungkin pernah atau akan ada satu waktu kita gagal dan jatuh. Ingatlah bahwa Kristus menguatkan kita untuk bangkit kembali. Jangan pernah kecil hati dan ragu untuk selalu bertumbuh dalam iman. Kasih Kristus
beserta kita sehingga hidup kita terus-menerus diperbarui dari hari ke hari; menjadikan kita setia melanjutkan kasih dan dukungan-Nya yang memulihkan bagi sesama.

 

 

REFLEKSI:

Jika Kristus bersedia mendoakan kita tentang suatu hal yang menjaga iman kita tidak gugur, apa yang kita minta untuk Kristus doakan?

 

Mzm. 94; Yer. 14:1-10, 17-22; Luk. 22:31-33, 54-62

Multiple Ajax Calendar

September 2022
S M T W T F S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama