3
Jun

TIDAK MENGINGAT = LUPA?

Mazmur 130

Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

(Mzm. 130:3)

“Maaf” bukanlah kata yang “sulit” untuk diucapkan. Orang bisa saja meminta maaf tanpa menunjukkan penyesalan atau pun pertobatan. Realitasnya, “maaf” sering diucapkan hanya sebagai pemenuhan syarat belaka; entah ketika seseorang ingin berbaikan atau pun untuk menenangkan keadaan yang tidak mengenakkan. Seharusnya, ketika seseorang meminta maaf, ada sebuah kesadaran untuk berproses memperbaiki diri dari suatu kesalahan. Dengan demikian, “maaf” yang bertanggung jawab harusnya membuat orang mengalami perubahan yang berarti dalam dirinya, ke arah yang lebih baik.

Pemazmur mengatakan bahwa Allah tidak mengingat-ingat kesalahan manusia. Itu berarti, Allah tidak menyimpan kemarahan terhadap  umat-Nya yang berdosa. Jika Allah menyimpan kemarahan terhadap dosa manusia, kita semua pasti binasa! Mengapa? Karena manusia rentan sekali jatuh dalam dosa, meskipun sudah berkali-kali minta maaf kepada Tuhan dalam momen-momen pengakuan dosa. Namun, ketika Allah tidak mengingat atau menyimpan kemarahan, bukan berarti Ia lupa dan kita sah-sah saja berbuat dosa! No! Allah membenci dosa. Oleh karena itu, pemazmur menegaskan sikap hati yang benar untuk merespons kasih Tuhan, yaitu dengan bergantung dan berharap penuh pada Tuhan.

Youth, sikap hati yang benar itu haruslah mewujud dan nyata. Biarlah itu mendorong kita menjadi orang muda yang takut akan Tuhan, yang mau melatih diri kita terus-menerus sehingga proses memperbaiki diri itu bisa berbuah nyata dalam keseharian. Orang yang benar-benar
mengarahkan hati dan mengasihi Tuhan pada akhirnya akan  menjadikan dirinya membenci dosa.

1. Apa yang bisa Anda pelajari dari doa pemazmur?

2. Apa langkah yang akan Anda ambil untuk senantiasa memperbaiki diri?

Pokok Doa : Pertolongan Tuhan agar kita lepas dari kebiasaan dosa.

Multiple Ajax Calendar

June 2021
S M T W T F S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama