5
Jun

NAPAS HIDUP

Kejadian 2:4b-14

… ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

(Kej. 2:7)

 

Seorang pria berusia 93 tahun, menangis setelah menerima tagihan biaya rumah sakit, di mana ia mendapatkan pertolongan untuk pernapasannya. Dokter heran dan bertanya mengapa ia menangis, apakah karena biaya yang harus ia keluarkan. Pria itu menjawab: “Saya tidak menangisi biaya yang harus saya keluarkan. Saya bisa membayarnya. Saya menangis karena selama 93 tahun, Tuhan sudah memberikan saya napas hidup, namun saya tidak pernah membayar sepeser pun dan tidak pernah mengucapkan terima kasih kepada-Nya. Sedangkan untuk ventilator, saya harus membayar 5000 Euro per hari.”

 

Saat Tuhan menciptakan manusia, Tuhan membuat manusia itu menurut rupa dan gambar-Nya. Tuhan membentuk manusia dari debu tanah, dan manusia yang diciptakan-Nya itu diberi-Nya napas hidup. Sejak saat itu, manusia menjadi makhluk hidup yang bergerak dan dapat melakukan banyak hal. Napas yang Tuhan berikan membuat manusia hidup dan dapat menikmati kehidupan. Tetapi, berapa banyak orang yang bersyukur atas napas pemberian Tuhan? Bisa jadi, kita lebih sering lupa untuk bersyukur. Saat paru-paru terasa sesak dan kita sulit bernapas, barulah kita menyadari betapa berharganya napas pemberian Tuhan.

 

Setiap tarikan napas kita adalah anugerah dari Tuhan. Kita dapat bernapas lega dan leluasa oleh karena kemurahan Tuhan yang tidak ternilai harganya. Bersyukurlah kepada Tuhan atas napas anugerah- Nya!

 

DOA:

Terima kasih untuk napas hidup yang masih Engkau berikan kepada kami hari ini, Tuhan. Amin.

 

Mzm. 130; Kej. 2:4b-14; Luk. 8:4-15

Multiple Ajax Calendar

June 2021
S M T W T F S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama