4
Jan

TANGGALKANLAH KASUTMU

Keluaran 3:1-5

Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”

(Kel. 3:5)

 

 

Dalam budaya Timur Tengah Kuno, “menanggalkan kasut” dilakukan oleh seseorang ketika ia hendak memasuki tempat suci. Tindakan ini hendak menunjukkan penghormatan seseorang kepada Tuhan. Pada masa kini praktik ini masih dilakukan, misalnya dalam agama Islam.

 

Dalam teks Alkitab hari ini, Tuhan berfirman kepada Musa agar menanggalkan kasutnya. Hal ini hendak menyatakan bahwa Musa kini berada di hadirat Tuhan yang kudus. Tempat yang tadinya tampak biasa-biasa saja, sekarang menjadi tempat yang kudus karena kehadiran Tuhan. Namun, tindakan “menanggalkan kasut” juga mengandung makna lain. Ketika peristiwa tersebut terjadi, Musa memandang dirinya sebagai seorang pendatang di negeri asing (Kel. 2:22). Di satu sisi, ia mengalami penolakan dari orang-orang sebangsanya (Kel. 2:14). Di sisi lain, orang-orang Mesir mencari Musa untuk membunuhnya (Kel. 2:15). Musa ditolak oleh berbagai pihak. Ia tidak lagi memiliki “rumah” yang menyambut kehadirannya, tetapi Tuhan menyambut Musa. Dalam banyak kebudayaan, termasuk di Indonesia, orang menanggalkan sandal/sepatunya ketika hendak memasuki rumah. Dengan demikian, makna “menanggalkan kasut” bukan hanya tentang memasuki tempat ibadah, melainkan juga tentang sambutan hangat seperti di rumah sendiri.

 

Youth, perjalanan hidup kita pasti tidak selalu mulus dan lancar. Meskipun demikian, dalam iman kita diajak untuk meyakini bahwa Tuhan senantiasa menuntun dan menyertai kita. Ia tidak pernah meninggalkan kita. Ia senantiasa menyambut kita.

 

1. Apa makna ”menanggalkan kasut”?

2. Apa/siapa yang menolong Anda untuk menyadari kehadiran dan kasih Tuhan?

 

 

Pokok Doa:

Agar menyadari kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari.

Multiple Ajax Calendar

January 2023
S M T W T F S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama