21
Jan

MENEMBUS STIGMA

Lukas 5:27-32

“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

(Luk. 5:32)

 

 

Dalam KBBI, kata “stigma” diartikan sebagai ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya. Sementara itu, literatur lain menjelaskan istilah “stigma” secara gamblang: Stigma adalah stereotipe negatif atas seseorang atau kelompok tertentu yang sering disertai dengan diskriminasi.

 

Pada zaman Yesus pemungut cukai merupakan kelompok yang tidak disukai oleh orang-orang Yahudi. Mereka bekerja untuk bangsa Romawi, bangsa penjajah yang menindas orang-orang Yahudi. Tidak jarang pula pemungut cukai berbuat curang dengan menagih lebih banyak daripada yang telah ditentukan (bnd. Luk. 3:12-13). Stigma orang-orang Yahudi terhadap pemungut cukai cukup jelas: Pemungut cukai dipandang dalam satu kategori yang sama dengan orang berdosa. Namun, Yesus justru mengikuti perjamuan besar di rumah Lewi, seorang pemungut cukai. Tindakan Yesus tersebut jelas merupakan hal yang tidak lazim di tengah-tengah gaya hidup beragama yang menekankan pentingnya menjaga kekudusan dan kemurnian diri. Seharusnya, Yesus menjauhi para pemungut cukai dan orang berdosa, bukannya malah mendekati dan makan bersama-sama dengan mereka.

 

Youth, Yesus memiliki visi hidup yang berbeda dari kebanyakan orang beragama pada zaman-Nya. Bagi-Nya, belas kasih jauh lebih utama daripada sekadar moralisme keagamaan yang sempit. Demikianlah Yesus memberikan teladan kepada kita untuk berani menembus stigmastigma yang ada dalam masyarakat. Benarlah bahwa kasih yang sejati mampu menembus stigma.

 

1. Bagaimana sikap Yesus terhadap para pemungut cukai?

2. Stigma apa yang menghalangi Anda untuk mengasihi sesama? 

 

 

Pokok Doa:

Agar mengasihi sesama dengan tulus melampaui stigma yang ada.

Multiple Ajax Calendar

January 2023
S M T W T F S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama