10
Jan

KEKHAWATIRAN YANG MENJADI NYATA

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

(Flp. 4:6)

 

 

Pak Tius adalah penjual buah di pinggir jalan. Ia buta huruf sehingga ia tidak pernah membaca koran, apalagi bermain di media sosial. Ia memasang pamflet di sepanjang jalan dan sepanjang hari meneriakkan keunggulan rasa buah-buahannya. Banyak orang sudah menjadi pelanggannya. Ia menambah pamflet di lebih banyak jalan, dan menjual lebih banyak buah-buahan. Bisnisnya bertumbuh dengan cepat. Pada suatu hari, anaknya yang telah kuliah di Jakarta pulang dan berkata, “Ayah, tahukah Ayah bahwa ekonomi dunia sedang buruk? Dan negeri kita juga sedang mengalami masa-masa sulit?” Mendengar itu, Pak Tius mengurangi promosinya dan tidak menjual buah-buah terbaik lagi, karena itu lebih murah. Akibatnya, tidak berapa lama, penjualannya menurun tajam. “Anakku benar,” keluhnya, “Sekarang memang masa yang sulit.”

 

Sobat Lansia, sering kali kekhawatiran muncul bukan karena keadaan yang sulit. Justru sebaliknya, keadaan menjadi sulit karena kita mulai khawatir. Khawatir adalah perasaan cemas dan gelisah tentang sesuatu yang belum terjadi, dan mungkin tak akan pernah terjadi. Firman Tuhan mengingatkan kita agar kita jangan khawatir. Justru ketika keadaan tidak baik-baik saja, tetaplah kita berdoa dan bersyukur, sehingga kita bisa mengalahkan kekhawatiran.

 

 

DOA:

Ya Tuhan, terima kasih atas segala kasih dan penyertaan-Mu di saatsaat tenang dan di saat-saat ketika keadaan tidak baik-baik saja. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2023
S M T W T F S
« Dec    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama