3
May

Kejahatan di Mata Tuhan

Hakim-hakim 2:10-22

Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.

(Hakim-hakim 2:11)

 

“Apa yang dicari orang? Uang/ Apa yang dicari orang? Uang/ Apa yang dicari orang siang malam pagi petang?/ Uang, uang, uang, bukan Tuhan Yesus.” Lirik lagu itu singkat dan sederhana, tetapi maknanya membuat kita menyadari bahwa dalam kehidupan manusia, uang adalah sesuatu yang sering dicari karena manusia begitu membutuhkan uang. Bahkan, kadang orang melupakan Tuhan dan lebih mementingkan uang dalam kehidupannya. Memang, uang adalah hal penting yang kita butuhkan dalam kehidupan. Namun, kita tetap perlu berhati-hati karena uang sebenarnya hanya alat dalam hidup kita, yang menunjang kehidupan kita. Demikian pula halnya dengan gadget, teknologi, atau hal-hal lain. Jangan sampai kita menjadikannya sebagai tuhan atau berhala dalam kehidupan kita.

 

Dalam Hakim-hakim 2:10-22, penulis menceritakan tentang ketidaksetiaan orang Israel kepada Tuhan. Orang Israel melakukan hal yang jahat di mata Tuhan karena mereka beribadah kepada para Baal, menyembah allah lain selain Tuhan. Padahal, hanya Tuhan Allah, Tuhan yang sungguh-sungguh hidup, Tuhan di atas segala tuhan yang patut disembah. Namun, Israel justru beribadah pada allah lain yang tidak bisa melakukan apa pun dalam hidup mereka.

 

Teens, apakah kita sungguh-sungguh menyembah Tuhan Allah dalam hidup kita, atau ada allah lain yang kita utamakan dalam kehidupan kita? Berhala atau allah lain dalam kehidupan kita dapat berupa uang, harta, gadget, game online, atau apa pun yang sering kita utamakan dalam kehidupan kita. Segala sesuatu yang membuat kita jauh dari Tuhan, itulah yang dinamakan berhala dalam kehidupan kita. Ingatlah bahwa hanya Tuhan Allah yang patut kita sembah. Kiranya Tuhan menolong kita untuk senantiasa menjadikan Dia sebagai yang utama dalam kehidupan kita.

Multiple Ajax Calendar

May 2021
S M T W T F S
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama