2
Oct

APA GUNANYA MENGELUH?

Ayub 7:1-21

Oleh sebab itu aku pun tidak akan menahan mulutku, aku akan berbicara dalam kesesakan jiwaku, mengeluh dalam kepedihan hatiku.

(Ayb. 7:11)

 

Nrimo adalah salah satu filosofi yang dianut oleh masyarakat Jawa. Filosofi ini mengajak kita untuk tetap berbesar hati dalam berbagai kondisi, juga mengajak kita tetap bersyukur dalam berbagai hal. Filosofi ini sangat baik untuk diterapkan dalam menjalani kehidupan. Namun demikian, jika seseorang salah memahami filosofi ini akan berpotensi membuat orang menjadi tidak autentik. Hal itu terjadi karena kita menjadi tidak jujur terhadap diri sendiri maupun sesama. Ketika masalah datang, kita bersikap seolah-olah menerima, padahal
sebetulnya kita tidak terima.

 

Ayub di dalam pergumulannya memilih untuk bersikap otentik. Ia tahu bahwa pergumulannya bukanlah hal yang mudah untuk dapat ia lewati. Oleh karena itu, ia berseru kepada Allah, dan menyampaikan segala keluhannya. Ayub memilih untuk tidak menahan mulutnya; Ayub memilih untuk berbicara mengenai kesesakan jiwanya dan kepedihan hatinya. Ayub terbuka kepada Allah mengenai perasaannya. Hal inilah yang nantinya akan dijawab oleh Allah. Jawaban Allah kemudian membuat Ayub memahami dan menerima
tindakan Allah.

 

Bagaimana dengan kita? Apakah kita berpandangan bahwa kerendahan hati berarti menerima saja apa yang diberikan Tuhan? Sebagai umat Allah, adalah baik menerima pemberian Allah. Namun, hidup autentik. di hadapan Allah akan menolong kita untuk memahami tindakan Allah di dalam kehidupan kita.

 

DOA :

Ya Allah, tolonglah kami agar menjadi orang yang rendah hati dan  autentik. di hadapan-Mu dan sesama kami. Amin.

 

Mzm. 26; Ayb. 7:1-21; Luk. 16:14-18

Multiple Ajax Calendar

October 2021
S M T W T F S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama