13
Oct

KASIH YANG TULUS

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
(1Kor. 13:13)


Opa Toto dan Oma Titi adalah sepasang suami istri yang saling mencintai. Meskipun usia mereka sudah lanjut, namun  cinta kasih di antara mereka masih sangat nyata. Pada suatu hari, Oma Titi diajak pergi oleh salah seorang anaknya. Menjelang sore, Opa Toto mulai gelisah. Opa takut kalau Oma Titi letih dan sakit. Kegelisahan itu terlihat oleh cucunya yang sudah menjelang dewasa. “Opa, sudahlah, Oma tidak akan hilang. Siapa yang mau ambil Oma? Ditaruh di jalanan juga nggak ada yang ambil,” kata cucunya. Opa tidak marah dengan ucapan cucunya, karena ia paham bahwa cucunya hanya bercanda. Sedangkan Oma Titi juga sudah gelisah ingin segera pulang karena memikirkan suaminya yang pasti sudah menunggunya.

Kasih antara mereka berdua adalah kasih yang tulus, yang semakin hari semakin berakar kuat. Bukan cerita cinta seperti anak-anak muda, melainkan kasih yang terjalin erat oleh kasih Tuhan. Sebagaimana Tuhan mengasihi umat-Nya, Kasih sejati tidak mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Kasih sejati juga tidak mencintai karena kecantikan dan kegagahan fisik belaka. Dalam kesatuan kasih yang indah inilah, kita hendaknya menjadi teladan kasih bagi anak, cucu, dan orang-orang di sekitar kita.


DOA :
Tuhan, ajar kami untuk saling mengasihi dengan kasih yang tulus. Amin.

Multiple Ajax Calendar

October 2021
S M T W T F S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama