5
Oct

Dengarlah Suara Tuhan

Mazmur 95:6-8

Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu ….
(Mazmur 95:7-8)


Apa tujuanmu pergi beribadah? Bukankah untuk bersekutu bersama dengan teman-teman seiman lainnya, memuliakan Tuhan lewat pujian dan mendengar Tuhan yang menyapa kita dalam ibadah? Ibadah adalah waktu kita berdialog, berkomunikasi dengan Allah. Allah memperdengarkan suara-Nya dalam firman, umat mendengarkan dan menanggapi-Nya. Namun, bisakah kamu fokus beribadah, mendengar suara Tuhan yang menyapamu, tanpa terganggu dengan gadget -mu? Bisakah kamu membuka aplikasi Alkitab di gadget, tanpa ikut membuka chat di WhatsApp, lihat-lihat perkembangan di Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya?

Mazmur 95 berbicara tentang sikap hormat dan taat kepada Tuhan. Pada ayat 6, pemazmur mengajak kita untuk sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan. Sikap sujud menyembah dan berlutut adalah bahasa tubuh yang menunjukkan sikap merendahkan diri dan hormat. Dasar dari sikap yang menyembah demikian merupakan kesadaran bahwa Tuhan adalah Allah yang ingin senantiasa menuntun umat-Nya ke jalan yang benar (Mzm. 23:3). Oleh karena itu, saat Allah menjumpai umat-Nya dan mau berbicara, hendaknya umat mendengarkan suara-Nya. Jangan mengeraskan hati seperti di Masa dan Meriba, ketika umat Israel kehausan. Artinya, jangan bersikap tidak mau tahu, keras kepala, memberontak, dan tidak mau taat.

Teens, pakailah waktu ibadah sebagai kesempatan bagimu untuk berkomunikasi dengan Tuhan, mendengarkan suara-Nya. Ibadah bukan sekadar rutinitas yang terpaksa harus kamu jalani. Ibadah adalah waktu bagimu dan teman-teman dibangun imannya dalam Kristus. Maka, jangan keraskan hati. Cobalah untuk fokus dan sungguh-sungguh mendengarkan Tuhan yang mau menyapa, menguatkan, dan meneguhkanmu melalui ibadah. Selamat menikmati keindahan dari sebuah ibadah! Tuhan mengasihimu.

Multiple Ajax Calendar

October 2021
S M T W T F S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama