7
Oct

HIKMAT SANGAT BERHARGA

… memiliki hikmat adalah lebih baik dari pada mutiara.
(Ayub 28:18)

“Ma, sore ini ada Pemahaman Alkitab secara daring,” kata Kak Santi kepada Mama. “Bagus dong, Santi! Kamu ikut, kan?” tanya Mama memastikan. “Ikut sih, Ma. Tetapi, sebetulnya aku agak malas, karena Pemahaman Alkitab biasanya lama,” jawab Kak Santi kepada Mama. “Eh, rugi lho, Kak, kalau nggak ikutan Pemahaman Alkitab, sayang kalau firman Tuhan dilewatkan,” kata Didi menimpali.  “Iya deh, Didi sudah ikut bicara,” kata Kak Santi sambil tertawa.

Adik-adik, mari kita membaca Ayub 28:12-19! Dalam pengalaman sakitnya, Ayub justru makin mengenal Allah dan pekerjaan-Nya. Ayub menyimpulkan bahwa mengenal Allah dan memahami firman-Nya adalah harta yang tak ternilai harganya. Ayub pernah menjadi orang yang sangat kaya. Ia kemudian menyadari seluruh hartanya tak dapat mengimbangi hikmat yang digambarkannya sebagai perhiasan yang sangat tinggi nilainya.

Adik-adik, mari kita selalu mencari hikmat Tuhan dan hidup di dalam-Nya. Sebab, dengan hikmat Tuhan, kita akan memperoleh hal yang baik dalam segala hal.


Doa : Bapa di Surga, terima kasih untuk hikmat-Mu yang luar biasa berharga dalam hidupku. Berilah aku semangat untuk terus mencarinya. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin. 

Multiple Ajax Calendar

October 2021
S M T W T F S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama