9
Oct

MENEMUKAN TUHAN DALAM KESULITAN

“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
(Ayub 42:5) 

“Tim kamu menang akhirnya, Di?” tanya kak Santi penasaran kepada Didi. “Tidak, Kak, tetap kalah 0-1. Namun, aku tetap bangga, kami bermain jujur. Setelah pertandingan, kami berkumpul lagi. Anto dan Andi meminta maaf kepada tim atas rencana mereka. Anehnya, kami semua malah merasa sukacita, meskipun kami kalah,” jawab Didi kepada Kak Santi. “Wah, hebat sekali tim kamu, Di! Kakak percaya, di hari mendatang, tim kamu akan makin hebat,” kata Kak Santi kepada Didi.

Adik-adik, mari kita membaca Ayub 42:1-6! Ayub mengatakan bahwa melalui pengalaman menyedihkan yang  dialaminya, ia dapat bertemu dengan Tuhan. Selama ini, ia hanya mengenal Tuhan dari perkataan orang, tetapi melalui sakitnya justru Ayub merasa sangat dekat dengan Tuhan.

Adik-adik, kadang Tuhan mengizinkan hal yang sulit kita alami untuk mengajar kita tentang hal penting. Misalnya,  pengalaman Didi soal kejujuran. Hal itu juga bagian dari hikmat yang mengajar kita tentang jalan yang diperkenan Tuhan. Jadi, tetap semangat ya, ketika kalian harus mengalami hal yang sulit. Keadan yang sulit itu dapat membuat kalian makin dekat dengan Tuhan dan memahami hal yang penting. 


Doa :
Bapa di Surga, terima kasih untuk setiap pengalaman suka dan duka yang aku alami, sehingga aku dapat melihat kasih-Mu yang besar. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

October 2021
S M T W T F S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama