2
Jun

Rendah Hati

Yesaya 57:15-19

“Aku … bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati ….”

(Yesaya 57:15)

 

 

Humus adalah bagian tanah yang mengandung zat-zat yang diperlukan tanaman untuk hidup dan bertumbuh. Tanah yang banyak mengandung humus biasanya berwarna hitam dan subur. Namun, tahukah kamu bahwa istilah “humus” berasal dari bahasa Latin? Dari istilah tersebut muncul istilah humilitas , yang berarti kerendahan hati (bahasa Inggris: humility ). Kita dapat membayangkan bahwa kerendahan hati, seperti halnya humus yang menyuburkan tanah, merupakan kualitas penting untuk mencapai kematangan hidup.

 

Umat Tuhan dalam Kitab Yesaya tidak lepas dari kegagalan. Mereka memilih untuk menempuh jalannya sendiri daripada mengikuti jalan Tuhan. Akibatnya, kini mereka remuk. Mereka terpukul dan terpuruk. Bukan berarti Tuhan telah meninggalkan mereka. Tuhan tetap peduli. Ia hadir bersama-sama dengan orang yang rendah hati untuk menghidupkan semangat mereka, menyembuhkan dan menuntun mereka. Betapa pentingnya kerendahan hati! Hanya dengan kerendahan hati umat sadar akan kesalahannya dan bertekad untuk memperbaiki diri.

 

Teens, jangan biarkan kegagalan yang kita alami membuat kita merasa rendah diri (minder ), kehilangan kepercayaan diri, dan merasa tidak berguna. Jangan pula biarkan kegagalan membuat kita merasa direndahkan (terhina) dan penuh dengan kemarahan, kekecewaan, serta sakit hati. Sikap-sikap itu tidak bermanfaat dan hanya merusak hidup kita. Sebaliknya, dengan anugerah Tuhan, biarlah kegagalan menjadi pengalaman yang membuat kita makin rendah hati. Kita memandang hidup sebagaimana adanya. Kita belajar menerima kelemahan, kekurangan, dan kesalahan kita. Kita juga hendak bersyukur karena Tuhan setia mengasihi kita dan berkenan menyembuhkan luka-luka kita. Dengan demikian, kita akan bertumbuh menjadi pribadi yang matang.

Multiple Ajax Calendar

June 2022
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama