4
Jun

KENAPA TAKUT?

Lukas 1:5-17

Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia ….”

(Luk. 1:13)

 

 

Takut adalah salah satu rasa yang dimiliki oleh setiap manusia. Itu keniscayaan. Setiap orang memiliki rasa takutnya sendiri dan ada kemungkinan sama dengan yang dimiliki oleh orang lain. Ada banyak rasa takut yang dapat dijumpai dalam diri manusia.

 

Pernyataan “jangan takut” dari malaikat yang menampakkan diri kepada Zakharia menimbulkan tanda tanya. Kenapa orang tak boleh takut? Tak ada catatan apakah Zakharia pernah bertemu dengan malaikat sebelumnya. Namun, dari reaksi Zakharia yang takut dapat diduga bahwa Zakharia belum pernah bertemu malaikat sebelumnya. Kenapa takut? Apakah malaikat itu berpenampilan menyeramkan? Tidak ada catatan. Takut kadang-kadang memang tak butuh alasan. Takut dapat muncul begitu saja. Pertanyaannya tetap sama: Kenapa takut? Takut memang menunjukkan sisi lemah manusia. Takut dapat menjadi tanda kurang percaya. Menjadi imam tak membuat Zakharia kehilangan rasa takut.

 

Orang kadang merasa malu ketika ia mengalami ketakutan. Seolah ketakutan adalah hal yang sangat buruk. Orang lupa bahwa takut dapat menjadi pengingat akan kelemahan manusia. Kenapa takut? Agar kita ingat bahwa kita lemah dan membutuhkan pertolongan Tuhan sebagai pihak yang lebih kuat. Tuhan selalu memberikan kekuatan dan keberanian bagi umat-Nya untuk menghadapi dan menjalani kehidupan di dunia ini. Jadi, kenapa takut?

 

 

DOA:

Tuhan, terima kasih untuk keberanian yang Engkau karuniakan agar kami mampu mengatasi rasa takut. Amin

 

Mzm. 104:24-34, 35b; 2Raj. 2:1-15a; Luk. 1:5-17

Multiple Ajax Calendar

June 2022
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama