9
Jun

Belajar Jatuh

Mazmur 37:23-28

… apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

(Mazmur 37:24)

 

 

Dalam sebuah artikel, seorang dokter menyatakan bahwa jatuh adalah salah satu ketakutan terbesar kita. Itulah sebabnya banyak orang tidak pernah belajar “cara jatuh” dengan benar. Padahal, jumlah korban yang mengalami cedera fatal akibat jatuh yang tidak disengaja terus saja meningkat. Tidak hanya warga usia lanjut dan olahragawan/ olahragawati, kita semua pun rentan mengalami cedera fatal akibat jatuh. Syukurlah, pada masa kini makin banyak ahli yang mengembangkan kiat-kiat untuk membantu orang mempelajari cara jatuh dengan aman.

 

Pemazmur juga berbicara tentang pengalaman jatuh yang aman. Ia menyaksikan bahwa ketika orang yang hidupnya berkenan kepada Tuhan jatuh, orang itu “tidaklah sampai tergeletak”. Artinya, orang tersebut tidak mengalami luka yang parah. Mengapa? “Sebab Tuhan menopang tangannya”. Pemazmur mungkin tidak mengetahui tentang kiat-kiat jatuh yang aman menurut para ahli masa kini. Namun, ia tahu betul bahwa Tuhan adalah penopang yang menjaga dan melindungi hidup kita dari kehancuran. Bersama Tuhan, kita aman dan selamat.

 

Teens, sama seperti pengalaman jatuh (secara fisik), pengalaman kegagalan pun dapat menyebabkan cedera fatal atas hidup kita. Kegagalan dapat membuat kita putus asa dan mengalami trauma/luka batin yang parah. Karena itu, kita mesti belajar menyikapi pengalaman kegagalan secara positif. Kita belajar dari pengalaman kegagalan orang lain, tetapi terlebih-lebih kita pun belajar dari pengalaman kegagalan kita sendiri. Memang tidak mudah. Namun, bukankah pengalaman adalah guru terbaik? Melalui pengalaman, kita belajar lebih dari sekadar teori. Marilah kita menjalani proses belajar tersebut sambil meyakini bahwa Tuhan senantiasa menopang kita. Ia tidak akan meninggalkan kita. Ia memelihara hidup kita sampai selama-lamanya dan tidak akan membiarkan kita “jatuh tergeletak”.

Multiple Ajax Calendar

June 2022
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama