10
Jun

BERBEDA, TETAPI SATU

Efesus 4:1-6

Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera ….

(Ef. 4:3)

 

 

Pada masa Kerajaan Majapahit berkuasa, hiduplah seorang pujangga yang bernama Tantular. Ia meyakini bahwa meski kita berbeda satu sama lain, kita tetap dapat hidup bersama dengan rukun. Berbagai pandangannya dituliskan dalam sebuah kitab Jawa Kuno yang disebut “kakawin Sutasoma”. Di kemudian hari, ketika negara Indonesia didirikan, sebuah frasa dikutip dari kitab tersebut dan dijadikan sebagai semboyan negara. Frasa itu adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti “berbeda-beda, tetapi tetap satu”.

 

Jemaat di Efesus tidak lepas dari aneka perbedaan. Di dalam jemaat terdapat karunia-karunia Roh yang beragam dan aneka bentuk pelayanan jemaat (Ef. 4:7,11). Terhadap semua perbedaan ini, Rasul Paulus menasihati jemaat agar “selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar”. Selanjutnya, ia mengajak jemaat untuk berusaha “memelihara kesatuan Roh”. Hal ini dapat terjadi bila setiap orang menjalankan hidup yang berpadanan dengan panggilan iman. Demikianlah, mereka diingatkan bahwa dalam iman, mereka semua telah dipersatukan: satu tubuh, satu baptisan, satu pengharapan, satu Roh, satu Tuhan,
satu Allah.

 

Youth, jangan jadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan ataupun sebagai alasan untuk memusuhi sesama. Sebaliknya, marilah kita belajar menghargai setiap perbedaan yang ada. Bukankah perbedaan berarti adanya potensi untuk saling melengkapi dan menciptakan variasi-variasi yang baru? Dengan hikmat dan kasih yang tulus, percayalah bahwa dari perbedaan yang ada akan tercipta harmoni yang indah.

 

1. Apa nasihat Rasul Paulus dalam menyikapi perbedaan yang ada di jemaat?

2. Apa sisi positif dari perbedaan? 

 

 

 

Pokok Doa:

Agar menghargai setiap perbedaan dan menyikapinya dengan bijak.

Multiple Ajax Calendar

June 2022
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama