15
Jun

BERIMAN DAN BERHIKMAT

Daniel 1:1-21

Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat ….

(Dan. 1:17)

 

 

 

Bagaimana hubungan antara iman dan akal budi? Jawaban atas pertanyaan ini beragam. Ada yang berpandangan bahwa keduanya bertentangan satu sama lain. Ada pula yang berpandangan bahwa keduanya tidak mesti bertentangan dan bahkan dapat diintegrasikan dengan baik. Diakui bahwa memang ada halhal dalam iman yang berada di luar jangkauan akal budi. Namun, iman bukanlah hal yang irasional (tidak masuk akal), melainkan hal yang transrasional (melampaui akal).

 

Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya termasuk di antara orang-orang muda yang berhikmat dan berpengetahuan yang terpilih untuk bekerja di istana raja. Mereka menjaga diri dari segala kenajisan sebagai wujud ketaatan iman mereka kepada Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan pun makin memberkati mereka dengan pengetahuan, kepandaian, dan hikmat. Meskipun mereka hanya makan sayur dan minum air, perawakan mereka lebih baik daripada semua orang muda lain di istana. Tidak hanya itu. Mereka pun sepuluh kali lebih cerdas daripada semua orang berilmu di seluruh Kerajaan Babel.

 

Youth, pengetahuan, kepandaian, kecerdasan, dan hikmat bukan hanya merupakan hasil usaha manusia, melainkan anugerah Tuhan. Semua itu adalah bagian integral dari hidup beriman. Karena itu, marilah kita menjadi orang yang beriman sekaligus berhikmat. Kita tidak mempertentangkan iman dan akal budi. Sebaliknya, kita beriman dengan akal sehat. Dengan demikian, kita dijauhkan dari fanatisme agama yang sempit dan mampu bersikap kritis atas ajaran-ajaran keagamaan yang justru menghancurkan kehidupan.

 

1. Apa kaitan antara iman dan hikmat dalam kisah Daniel?

2. Mengapa beriman dengan akal sehat itu penting?


Pokok Doa:

Agar menjalani hidup beriman dengan akal sehat.

Multiple Ajax Calendar

June 2022
S M T W T F S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama